Angeline, Semoga Alloh Masukkan Dirimu ke Surga

Bekerja di depan layar computer yang terkoneksi internet membuat saya dengan mudahnya mendapatkan informasi berita yang sedang hangat-hangatnya di seantero nusantara. Dan, diantara berita yang sangat hangat pada pekan-pekan ini adalah tentang kematian seorang gadis kecil mungil yang masih duduk di bangku kelas 2 SD. Di Bali-Tanah berhala-berhala.

hands-mood-hd-wallpaperEmosi publik pada awalnya tersita karena sang gadis diakui hilang ketika bermain di depan rumahnya. Bahkan, katanya sang ibu angkat sempat diwawancarai di salah satu televisi nasional [saya tidak tahu pasti karena TV adalah salah satu benda yang tidak saya sukai berada di rumah saya]. Maka berita ini makin membahana ke seluruh penjuru anak negeri. Sebenarnya, banyak kasus kehilangan anak setiap harinya. Hanya saja, karena berita ini terekspos media elektronik, serta menjadi viral di dunia maya, maka simpat publik tertuju hanya pada apa yang terjadi di sebuah keluarga di tanah berhala. Dan sebuah alasan lain, boleh jadi karena sang anak memilik wajah yang good looking. Comel gitu.

Ending kisah sedih ini menjadi semakin menyedihkan ketika diketahui pada akhirnya, ternyata sang gadis mungil ditemukan hanya tinggal seonggok jenazah, di belakang kandang ayam, tertutup remah-remah tanah merah, dan daun-daun pisang.

Sedih.

Alloh jadi saksi atas kesedihan yang menimpa hati saya sore itu ketika mengetahui apa yang terjadi.

—————————–

Tapi, tentunya kisah ini sudah tercantum di Al-Lauh Al-Mahfudz di sisi Alloh. Alloh yang Menghendaki. Dan Alloh yang Maha Mengetahui.

Sementara kita tidak tahu.

Maka, coba kita ambil ibrahnya

——————————

Nama sang gadis mungil, jika dilihat secara zhohir, agaknya ia tidaklah tumbuh di dalam keluarga muslim. Angeline!. Terlebih lagi kemudian setelah mengetahui nama ibu angkat dan kedua kakak angkatnya. Setelah saya googling juga, sang ibu angkat tidak mencirikan bahwa dirinya seorang muslimah.

Maka ada sedikit muncul rasa syukur di hati.

Sang ibu kandung dari gadis kecil – menurut saya, kemungkinan besar adalah berasal dari keluarga muslim, bisa dilihat dari nama sang ibu yang islami. Hanya saja, ketika melahirkan sang bayi, ia agaknya terhalang oleh keterbatasan ekonomi, sehingga diambillah sang Angeline oleh sebuah keluarga kafir. Untuk diadopsi. Karena tinggal di keluarga kafir, dan tumbuh di tanah berhala, bisa dibayangkan cenderungnya sang gadis kecil akan beragama apa ? Benar! Agama kafir.

Dan, kemudian sang gadis kecil diwafatkan dalam keadaan dirinya masih kecil mungil. Karena dengan hal ini, terbukalah peluangnya untuk mendapatkan akhir dari penghidupan yang lebih baik.

Ulama tidak berselisih pendapat terhadap kedudukan di akhirat bagi orang-orang kafir yang tentunya jelas-jelas kekafirannya, dan telah ditegakkan hujjah atasnya. Namun, bagi anak-anak mereka yang wafat sebelum masa balighnya atau sebelum ia mukallaf [yakni memiliki beban syariat] , ulama berselisih pendapat.

Namun pendapat yang mendekati paling benar ada dua pendapat, yakni

Pendapat pertama

“Pada hari kiamat akan didatangkan orang yang tuli, tidak bisa mendengar sama sekali, orang yang dungu, orang yang pikun, dan orang yang hidup di masa tidak ada dakwah nabi. Orang yang tuli beralasan, ‘Ya Allah, Islam datang sementara aku tidak mendengar apapun’. Orang yang dungu beralasan, ‘Ya Allah, Islam datang, sementara anak-anak kecil melempariku dengan kotoran (mempermainkan aku)’. Orang yang pikun beralasan, ‘Ya Allah, Islam datang sementara aku tidak bisa memahami apapun’. Orang yang hidup di masa tidak ada dakwah nabi beralasan, ‘Ya Allah, belum pernah ada rasul yang diutus untuk kami’. Kemudian Allah mengadakan perjanjian dengan mereka yakni mereka harus menaati perintah Allah. Kemudian Allah perintahkan kepada mereka agar masuk ke dalam neraka.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyatakan, “Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, andaikan mereka mau masuk neraka, pasti api neraka itu langsung dingin dan tidak membahayakan.” (HR. Ahmad dan Thabrani. Ibnul Qoyim menyatakan sanadnya sahih bersambung, dan dishahihkan Al-Albani dalam As-Shahihah, no. 1434).

Dalam riwayat lain dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, dimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Siapa (di antara orang-orang tersbut) yang memasuki neraka, maka neraka akan menjadi dingin dan tidak membahayakan. Namun siapa yang enggan masuk, maka akan dilemparkan ke neraka.” (HR. Ahmad, Ibnu Abi ‘Ashim, Al-Baihaqi, dan dishahihkan Al-Albani)

Kedua, mereka semua di surga. Berdasarkan hadis, kisah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bermimpi diajak seseorang melakukan perjalanan dan melihat beberapa hal ghaib yang Allah tunjukkan. Salah satunya, beliau melihat ada seseorang yang dikelilingi banyak anak kecil. Kemudian beliau bertanya tentang orang itu, dan dijawab,

“Orang tua di bawah pohon adalah Ibrahim. Sedangkan anak-anak kecil yang ada di sekitarnya adalah anak-anak umat manusia (yang mati sebelum baligh).”

Yang dimaksud “anak-anak umat manusia” mencakup anak-anak kaum muslimin dan anak orang kafir yang mati sebelum baligh. Karena mereka semua belum mendapatkan beban syariat. Allah berfirman:

“Kami tidak akan menyiksa (hamba) sampai Kami mengutus seorang rasul.” (QS. Al-Isra’: 15)

Intinya, karena mereka belum baligh. Karena itu, pendapat yang kuat, mereka di surga.

Penjelasan di atas adalah hukum yang berlaku di akhirat. Ketentuan ini berbeda dengan hukum di dunia. Hukum di dunia untuk keturunan orang kafir yang mati sebelum baligh, mengikuti status bapaknya. Seperti tidak boleh dishalati, cara pemakamannya mengikuti ritual agama mereka, dan dimakamkan di kompleks pemakaman orang kafir. Dengan demikian, anak orang kafir yang mati sebelum baligh memiliki hukum tersendiri ketika di dunia yang berbeda dengan statusnya ketika di akhirat.

Allahu a’lam

———————————–

Saya mengutuk atas apa yang terjadi pada gadis mungil bernama Angeline. Dan tentunya Alloh tidak akan lepas tangan terhadap siapa saja yang telah terlibat dalam kasusnya. Maka biarlah Alloh yang menyelesaikan kisah akhirnya.

Semoga Alloh beri saya dan orang-orang tersebut hidayah.

Dan Semoga Alloh lindungi keluarga kita dari hal-hal yang semacam ini.

Aamiin.

————————————-

Namun yang patut diketahui adalah, anak yang lahir di keluarga kafir status dunianya dihukumi kafir. Hanya status akhiratnyalah yang diperselisihkan

Ditulis di Studio Radio Muslim

25 Sya’ban 1436 / 12 Juni 2015 , 10:57

Ahmad Muhaimin Alfarisy –

 pustaka : http://www.konsultasisyariah.com/status-anak-orang-kafir-yang-mati-sebelum-baligh/

Advertisements

One thought on “Angeline, Semoga Alloh Masukkan Dirimu ke Surga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s