Semoga Beliau Syahid

Saya tidak suka mendengarnya. Atau membaca berita yang serupa dengannya. Bahkan, saya boleh jadi bersumpah seranah jika mendapati ada seseorang yang mensengajai dirinya untuk bercerita hal-hal yang serupa dengan ini. Begitu menyayat hati. Tapi kali ini saya ingin sedikit berbagi. Mudah-mudahan apa yang saya tuliskan ini benar. Atau setidaknya, ia menjadi doa.

Beberapa waktu yang lalu, Mas Aji menghubungi saya via SMS, dengan isi yang kurang lebih begini

“ada anak lulusan D3 UGM terbunuh, wiraswasta angkringan/warung. Antum tahu beritanya (yang sama-sama nyambi) ?”

Tentu saja! Tentu saja saya tahu beritanya, mengingat ruang kerja saya difasilitasi oleh internet yang menyala selama 24 jam. Terlebih, kabar itu sempat beredar ke mana-mana. Pun dekat dengan almamater saya.

Crime sceneSeorang perempuan muda yang dikisahkan bawa ia adalah seorang muallaf. Yang karena pilihan hidupnya untuk menjadi seorang muslimah itu, ia kemudian diusir oleh keluarganya. Suatu hari ia kemudian terbunuh, dalam sebuah peristiwa perampokan. Yang merenggut hartanya, kehormatannya, sekaligus nyawanya. Miris sekali memang.

Beberapa waktu kemudian, pemuda bengis nan brengsek – sang pembunuh ditangkap polisi. Saya tidak ingin mengisahkan tentang pemuda brengsek itu. Hanya saja, satu yang melegakan dari pengakuannya ketika melakukan kejahatannya terhadap perempuan tersebut adalah

“Ia sempat melawan…”

Saya menjadi agak lega dengan kalimat itu. Karena, seseorang yang mati karena membela hartanya, jiwanya, maka ia syahid sebagaimana hadits yang dibawakan oleh Imam Bukhari rahimahulloh dalam Shahihnya

“Dari ‘Abdullah bin Amr bin Al-Ash, Rasulullah berkata,

“Barangsiapa terbunuh karena membela hartanya maka ia mati syahid.” Dalam suatu riwayat disebutkan dengan redaksi, “Barangsiapa yang hartanya hendak diambil orang tanpa alasan yang benar, kemudian ia mempertahankannya sampai ia terbunuh, maka ia mati syahid.”

[Shahih: Shahih Al-Bukhari no. 2480; Shahih Sunan At-Tirmidzi no. 4771]

——————————

Saya tidak mengenal wanita korban kejahatan tersebut, dan terbatas hanya pada kami berasal dari satu almamater yang sama, dan tentunya saudara seiman. Dari zhahirnya belum begitu mengenal agama Islam. Namun, mudah-mudahan Alloh menjadikan apa yang menimpa beliau menjelang kematiannya sebagai sesuatu yang akan mengantarkannya ke surga.

Aamin.

06081436 / 24052015

Studio Radiomuslim Jogjakarta

Ahmad Muhaimin Alfarisy

Advertisements

One thought on “Semoga Beliau Syahid

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s