Ketika Waktu Semakin Dekat

Salah seorang rekan di jurusan saya di Kampus kami tercinta kemarin sore berkata

“Alfa, sepertinya waktumu sudah dekat ya?”

Hehe. Terdengar agak mengerikan. Seolah-olah kalimat itu ber-afiliasi dengan kematian. Oh sebenarnya tidak. Yang rekan saya maksudkan adalah tentang pernikahan.

Book HD Desktop BackgroundYap, memang betul. Firasat saya juga mengatakan demikian, bahwa saya merasa waktu saya semakin dekat untuk melangsungkan pernikahan, terlepas dengan siapapun itu mengingat ketika tulisan in saya buat, saya tidak tengah dalam proses. Akan tetapi saya berhusnuzhon kepada Alloh Ta’ala bahwa waktu itu akan semakin mendekat tanpa pula saya mesti terjebak dalam perkara yang memaksiati-Nya. Aamiin.

Nah, beberapa hari yang lalu, tepatnya satu hari sebelum Ramadhan berakhir. Alloh menakdirkan saya untuk melihat tayangan final Hafidz Indonesia yang menampilkan seorang Hafidz bernama Musa. Sebenarnya berita tentang Hafidz muda bernama Musa yang belum genap berusia enam tahun dan sudah hafal 29 Juz Al-Qur’an sudah pernah saya dengar sebelumnya. Akan tetapi saya agak acuh dan baru benar-benar serius melihat tayangannya dalam momentum di rumah ibu kemarin. Ibu saya memang tidak pernah ketinggalan acara ini.

Dan…

Alloh… Rupa-rupanya saya tidak terlalu kuat menahan rasa haru. Sampai-sampai saya harus menyembunyikan airmata keharuan saya dengan air wudu’.

Kebetulan ketika itu bersaman dengan adzan ashar untuk wilayah Batam.

==========================

Sebuah perkataan yang terkenal dan muncul di tengah-tengah kami para pemuda

“Kecintaan seorang ayah terhadap anaknya dimulai sedari ia memilihkan seorang ibu yang sholehah untuk mereka kelak”

Yap. Saya setuju. Bahwa memang, kemuliaan pendidikan anak dimulai dengan memiliki seorang istri yang baik agama dan akhlaknya. Kenapa demikian? Tentu saja karena ibu adalah madrasah yang pertama untuk seorang anak.

Akhlak seorang anak akan sangat ditentukan oleh bagaimana sang ibu mendidiknya. Karena ibu adalah person yang paling sering membersamai anak nantinya sementara sang ayah akan lebih disibukkan untuk memenuhi kebutuhan penghidupan keluarga.

Maka dari itu, adalah sebuah hal yang sangat penting untuk memilihkan seorang wanita yang mulia agama dan akhlaknya untuk dijadikan sebagai istri, yang kelak akan menjadi madrasah untuk generasi robbani-nya kelak.

==========================

Beberapa masa yang lalu, seorang rekan blogger saya melakukan kunjungan (bahasanya terlalu formal ya. Intinya ziarah atau silaturrahim deh, hehe) pada salah seorang ummahat yang juga merupakan istri dan salah seorang guru atau ustadz kami, yakni Ummu Usamah. Dan dari tulisannya, masyaAlloh… semakin membuat saya merindu untuk segera memiliki keturunan yang sholih dan sholihah (hhe, cari istri dulu kali mas Alfa )

Mudah-mudahan pada momentum yang lain, saya berkesempatan untuk berbagi tips-tips mendidik anak yang saya dapatkan dari berbagai kesempatan diskusi dengan beberapa orang, pun yang saya pelajari sendiri.

Barokallaohu fiikum.

========================== 

ditulis di rumah Ibu

Kompleks Plamo Garden-Batam Center 

Kamis, 31 July 2014 06:06

Ahmad Muhaimin Alfarisy

Advertisements

4 thoughts on “Ketika Waktu Semakin Dekat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s