Laki-Laki Selembut Kapas

4336-lavender-field-2560x1600-nature-wallpaperHari terakhir berbuka puasa Ramadhan di Kota Jogja akhirnya saya lalui kemarin sore, 17 July 2014 di Masjid Al-Kautsar, Pogung Baru. Sebenarnya kemarin adalah momentum terakhir saya bisa menghadiri kajian Kitab Az-Zaujatissh-Sholihat Karya Syaikh ‘Abdurrozaak Bin ‘Abdul Muhsin Al-Badr –hafizhohullohu ta’ala- yang sudah 2 hari ini dibacakan oleh guru kami, Ustadz Aris Munandar –hafizhohullohu ta’ala-. Sebuah kitab yang cukup tipis, tepatnya hanya terdiri dari 40 halaman yang berisikan sifat-sifat wanita sholihah. Namun, qodarulloh beliau berhalangan hadir pada hari itu dan materi kajian lalu diisi oleh Ustadz Abu Sa’ad –hafizhohullohu ta’ala. Tentunya dengan tema yang berbeda.

Akan tetapi, di sini saya tidak akan berbicara tentang materi kajian, atau isi dari kitab yang dibacakan isinya kepada kami beberapa hari ini. Melainkan tentang apa yang saya temui setelah sholat magrib Ramadhan ke 19 berakhir.

Keindahan akhlak  saya temui tadi malam. Pada sebuah kegiatan ceramah dalam rangka pembukaan kegiatan I’tikaf di Masjid Nurul Ashri, Deresan. Dari salah seorang guru kami yang berhati lembut, Ustadz Ridwan Hamidi –hafizhohullohu ta’ala-.

Sebelumnya, sudah hampir dua bulan saya tidak berjumpa denga beliau. Guru yang sekaligus dosen kami di kampus ini. Tentu saja saya merindunya. Terutama, merindukan untuk melihat betapa indah adab dan akhlak beliau yang sangat baik untuk dijadikan tuntunan. Beliau termasuk diantara orang-orang yang mampu berbicara dengan kelembutan yang sangat memikat, namun tidak menaggalkan kewibawaan beliau dalam berbicara. Pun tidak pula mengabaikan yang lebih penting yakni, ilmu yang disampaikannya.

Sungguh terkadang, ketika saya tengah di dalam kejenuhan dan kelelahan, saya menyengaja untuk menghadiri kajian beliau, atau sekedar sebuah kelas yang beliau isi di kampus kami (meskipun saya telah lulus pada mata kuliah tersebut empat tahun yang lalu), hanya sekedar untuk melihat keindahan akhlak beliau.

Akan saya contohkan, di antara kemuliaan akhlak yang beliau tunjukkan tadi malam.

Selepas memberi materi kajian dengan tema I’tikaf tadi malam, beliau memberikan sebuah sesi tanya jawab. Salah seorang dari barisan ikhwan kemudian mengajukan sebuah pertanyaan yang diawali dengan salam.

Selesai pertanyaan diajukan, beliau –Ustadz Ridwan Hamidi hafizhohullohu ta’ala – lalu menerangkan bahwa salah satu etika dalam bertanya adalah : tidak perlu diawali dan diakhiri dengan salam. Sebab, dalam majelis, penggunaan salam hanya diberlakukan pada awal mula dan ketika berakhirnya kajian.

Jika kita dalam posisi sang penanya, maka otomatis kita akan merasa sangat malu, sangat rendah, sangat bodoh, kurang ilmunya, dan segala bentuk penyesalan dan penghinaan pada diri sendiri karena untuk perkara “salam” saja belum paham. Akan tetapi apa yang terjadi kemudian ?

Beliau tidak berlama-lama hingga kemudian menyambung kalimatnya dengan berkata

“Akan tetapi sungguh saya berterimakasih sekali, karena dengan ini sekaligus kita bisa memberitahu kepada hadirin jama’ah sekalian yang ada di sini, bahwa dalam mengajukan pertanyaan pada sebuah kajian, tidak perlu diawali atau diakhiri degan salam”

Lalu sekilas, tidak lagi saya lihat adanya perasaan malu dari sang ikhwan yang bertanya. Bahkan justru ia tampak bahagia.

MasyaAlloh

Maka lihatlah, betapa sungguh indah akhlak beliau.

=========================

Memiliki akhlak yang indah bukanlah perkara yang mudah. Ia lebih kepada habbit, sehingga butuh pembiasaan. Dan pembiasaan ini, akan lebih mudah terakselerasi jika kita memiliki pemahaman agama yang baik.

Semoga bermanfaat…

Barakallohu fiikum….

========================

 

Ditulis ketika sedang menunggu keberangkatan kereta

Yogyakarta

Ramadhan Hari ke 20

18 July 2014 , 14:42

Ahmad Muhaimin Alfarisy

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s