Eh ? Tumben Ente ke Masjid ?!! Selama Ini Kemane Aje ??

tarawih-2Ramadhan hampir tiba –atau bagi sebagian orang sudah tiba-. Dan salah satu hal yang paling mencolok yang akan tampak pada masa-masa Ramadhan adalah: Masjid Penuh.

Hari ini saja, di mana pemerintah menetapkan 1 Ramadhan baru jatuh esok hari, sudah tampak adanya perbedaan jamaah sholat subuh yang biasa berangkat menuju masjid di sebelah rumah (baca: kos-kosan) kami. Tampak wajah-wajah asing yang tak pernah nampak sebelumnya di masjid kami, padahal saya sudah tinggal di sini lebih dari setahun lho. Selama ini mereka kemanaaaa? Tapi, #ups, tahun lalu seminggu sebelum Ramadhan saya sudah berangkat ke Gorontalo dan menghabiskan Ramadhan di sana. Boleh jadi, Ramadhan tahun lalu memang sudah seperti ini, lalu mereka kembali lagi meramaikan masjid ketika sudah Ramadhan lagi. Ya, seperti itu, masjid kami hanya ramainya pada momen itu, Ramadhan.

Hal itu wajar saja. Karena,

“hei, siapa sih yang ga mau mendapatkan berkah Ramadhan?”

Salah satu di antara guru kami berkata

“Orang-orang yang dipenuhi nifaq di hatinya akan terlihat pada bulan Ramadhan nanti. Mereka-mereka akan datang dengan wajah sumringah penuh semangat menuju masjid untuk melaksanakan sholat, yang padat di awal, namun para pejuang lah, yakni para orang-orang yang memang biasa berjamaah di masjid saja yang akan bertahan hingga akhir. Tidak mesti menunggu Ramadhan berakhir, mereka pasti akan kembali hilang”

Saya sepakat dengan apa yang dikatakan oleh guru kami senja itu. Senja tahun lalu itu.

————————-

Menyikapi fenomena ini, kita yang terbiasa mendekat kepada masjid, baik untuk ikut sholat jama’ah, mengajar TPA, kajian rutin, ataupun dauroh yang terbiasa diadakan di masjid harus berhati-hati. Maksud saya adalah, harus benar-benar berhati-hati dalam mengelola hati.

Jangan sampai ketika melihat “jamaah musiman” semacam itu, tanpa sadar lisan kita berkata

“Wah, ente baru kelihatan di masjid. Selama ini kemane aje?”

Atau yang sejenisnya. Tahukah engkau kenapa? Ya, Tepat sekali. Orang-orang yang disapa dengan ucapan demikian, akan terluka hatinya. Akan tersakiti hatinya. Bahkan boleh jadi engkau akan merusak Ramadhan-nya selama sebulan ke depan.

Cobalah membayangkan engkau berada pada posisinya. Yakni seseorang yang tidak pernah datang atau ber-keperluan di masjid, hingga Ramadhan tiba, lalu tergeraklah hatimu hingga engkau berangkat menuju masjid untuk mendapatkan sholat jama’ah baik lima waktu ataupun sholat taraweh, namun disapa dengan kalimat semacam itu.

Hmm… Sakitnya itu….

…….di sini.

————————-

Seseorang itu dinilai secara zhahirnya. Sehingga kita harus menghukumi ia secara zhahir apa yang tampak padanya. Tidak ada hak seorang hamba untuk mencampuri isi hati seseorang. Karena isi hati adalah perkara ghaib yang di luar jangkauan manusia. Jika ia menampakkan diri berangkat ke masjid dengan tujuan ibadah, maka ia berhak untuk mendapatkan perlakuan terhormat, yang memuliakannya, tidak menyakitinya, bahkan kita sebaiknya mendoakannya agar ia menjadi istiqomah selepas ini.

Oleh karena itu, jangan sampai ucapan semacam itu terlontar dari lidah kita. Pun jangan pula ia sampai terbesit, di dalam hati. Walaupun, uh….. susahnya ……

 

———————-

Trus buat ente yang baca ini,  yang laki, yang ke masjidnya cuma pasa Ramadhan doang, juga nyadar dong !

Jangan pasa Ramadhan doang ente nongol !

———————-

Nasehat ini juga untuk saya pribadi.

Semoga Allah selalu memberi kita hidayah untuk bisa bersyukur atas hidayah yang telah Allah berikan kepada kita dan saudara kita.

Semoga bermanfaat.

Barakallohu fiikum.

———————-

Tulisan ini terinspirasi dari status Akh Adib Priatama

 

Karang Asem, Depok, Sleman

Yogyakarta Tercinta

28 Juni 2014 , 16:10

Hari ke-0 Ramadhan 1435 Hijry

Ahmad Muhaimin Alfarisy

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s